Penjelasan
Cara Kerja
Chlorophyll Meter adalah perangkat pengukur yang digunakan untuk menentukan kandungan klorofil pada daun tanaman tanpa merusaknya. Alat ini bekerja dengan mengukur tingkat penyerapan cahaya pada panjang gelombang tertentu, lalu menghitung indeks klorofil yang menunjukkan tingkat kehijauan, kesehatan, dan status nutrisi tanaman—khususnya nitrogen.
Jepit daun dengan sensor optik: Daun ditempatkan di antara dua sensor.
Sinar LED dipancarkan: Cahaya dengan panjang gelombang merah dan inframerah dipancarkan melalui daun.
Deteksi dan perhitungan: Sensor menerima cahaya yang ditransmisikan dan alat menghitung nilai indeks klorofil (misal: SPAD value).
Hasil langsung muncul: Nilai ditampilkan secara real-time, tanpa perlu analisis laboratorium.
Pengukuran ini bersifat non-destruktif, sehingga daun tetap utuh dan dapat diukur berulang kali.
Fitur Utama
Manfaat & Keunggulan
Pengukuran cepat dalam hitungan detik.
Sistem optik LED presisi tinggi.
Tampilan digital dengan nilai SPAD atau indeks klorofil.
Portable, ringan, dan mudah digunakan di lapangan.
Penyimpanan data internal untuk ratusan–ribuan pengukuran.
Kompatibel dengan berbagai jenis daun tanaman.
Beberapa model mendukung koneksi ke PC atau smartphone.
Menilai kesehatan tanaman: Indikator status nutrisi, khususnya nitrogen.
Monitoring pertumbuhan: Mengamati perubahan klorofil selama fase pertumbuhan.
Efisiensi pemupukan: Membantu menentukan kebutuhan pupuk N secara tepat.
Deteksi dini stres tanaman: Kekurangan air, penyakit, atau paparan lingkungan ekstrem.
Non-destruktif: Tidak merusak sampel sehingga bisa diukur berulang.
Cepat dan praktis: Ideal untuk penelitian, lapangan, dan laboratorium.
Aplikasi dalam Agronomi & Penelitian
Spesifikasi Umum (contoh – sesuaikan model alat yang Anda gunakan)
Penentuan dosis pemupukan nitrogen.
Evaluasi pertumbuhan dan vigor tanaman.
Analisis fisiologi tanaman di laboratorium dan rumah kaca.
Pemantauan kesehatan tanaman budidaya: padi, jagung, kelapa sawit, hortikultura, tanaman hutan, dll.
Riset perkembangan daun dan efisiensi fotosintesis.
Rentang pengukuran: SPAD ± 0–99.9
Sumber cahaya: LED merah (≈650 nm) & inframerah (≈940 nm)
Akurasi: ±1 SPAD unit
Waktu pengukuran: <1 detik
Memori penyimpanan: 1.000–10.000 data
Catu daya: Baterai AA / Rechargeable
Berat: 150–300 g
Mode tambahan: statistik, rata-rata, integrasi PC (pada model tertentu)
Kesimpulan
Chlorophyll Meter adalah alat penting bagi penelitian agronomi, fisiologi tanaman, dan pengelolaan nutrisi. Dengan pengukuran cepat, akurat, dan tanpa merusak daun, alat ini membantu peneliti serta praktisi lapangan dalam memantau kesehatan tanaman dan menentukan strategi pemupukan yang lebih efisien dan tepat sasaran.
